Rabu, 24 Februari 2016

Barakallah fi umri

Seperempat abad yang lalu
Minggu, 24 Februari 1991
Telah lahir seorang putri cantik nan lucu

Alhamdulillah ala kulli hal
Sudah sejauh ini
Sudah selama ini
Sudah sebesar ini

Waktu memang terasa tak terasa
Tahun itu bagai detik
Pantas kata alquran...
Manusia itu bagai hidup 1,5 jam saja
Manusia itu bagai di pagi hari saja

Bagaimana mempertanggungjawabkan semua yg tlah berlalu
Sungguh...kalau bukan karena rahmat Allah nanti...entah...

»»  READMORE...

Sabtu, 06 Februari 2016

Lirih sepi bersorak

Maukah kau ku ajak meniti jalan diujung sana
Terjal...jauh...berbatu
Kita akan bergandengan tangan
Aku akan ada dibelakangmu...dan didepanmu...
Agar kau tetap merasa aman...dan tetap melangkah...

Maukah kau ku ajak menari...
Bermusik kicauan burung dan desiran angin
Bermelodi daun-daun yang bergoyang
Serta teriakan jangkrik di siang terik
Nanti akan ku ajari kau tarian indah yang mudah
Pelan saja...tak akan memaksamu untuk cepat menguasainya

Maukah kau ku ajak duduk bersama
Bukan di atas singgasana berkilau
Bukan pula di atas sofa yang empuk
Tapi di atas pasir di tepi pantai
Yang kakimu menginjak tanah
Yang pakaianmu mungkin akan kotor
Tapi...tak usah takut...
Akan akan mencucikannya untukmu...
Kita mungkin duduk agak lama
Karena ada banyak hal yang ingin kuceritakan
Nanti...
Kau harus sabar ya
Karena aku tak terlalu pandai merangkai kata
Jika ada yang tak kau mengerti
Sela saja ceritaku
Tanyakan... sebelum aku melanjutkan cerita lain
»»  READMORE...

Rabu, 25 Maret 2015

Aliyah, yang lagi kangen



Setelah kita kenal,
Ets...bukan kenal yang hanya sekedar tau, tetapi juga memahami, merasakan.
Setelah sedih loe adalah sedih gue,
Setelah bahagia loe adalah bahagia gue,
Dan setelah duit loe adalah duit gue, (tepokjidatlimajari)

Sungguh...gue kangen banget sama elo-elo...
Maaf ya...gue pake kata “gue elo”
Lagi korban novel abg yang cabe-cabean nih...

Gue terkesan banget pas kita semua, except miss penakluk buaya,
Untuk pertama kalinya, dan mungkin menjadi awal, saat dimana, kau aku dan dia melebur menjadi satu kata, yaitu kita.

Kita singkap tabir yang mungkin dari dulu kita sembunyikan, yang mungkin hanya kita sendiri, dia, dan Dia yang tau.
Ga tau, ide konyol siapa itu.
Brasa kaya film Mujse Dosti Karoge, cinta dan persahabatannya si  Hritik Roshan, Rani Mukerji, dan Kareena Kapoor, pas mereka muter botol di atas meja, dan siapa yang mendapat arahan dari kepala botol maka harus berkata jujur ato ngungkapin rahasia yang dipunya.

Haa, saat itu gue cerita tentang #tittttttt# dengan suara yang terbata-bata plus nafas yang ngos-ngosan. Berasa nyeritain dosa yang ga mau diketahui oleh siapapun. Tapi endingnya, bikin lega, bikin senang, karena makhluk-makhluk yang ada dihadapan dengerin curhat gue dengan setia dan antusias.

Malam itu, milik kami, yang lain cuma ngontrak.
Aula itu milik kami, yang lain cuma nebeng...haaa...si junior-junior langsung ngambil inisiatif dengan ngisi kesibukan di halaman dan selasar aula yang rada gelap dan banyak nyamuk, gara-gara liat senior-seniornya lagi ngadain sidang istimewa di dalam aula...senior anarkis.
Sebenarnya kita-kita ga ngusir atau minta mereka ga nguping, tapi mungkin si junior pada ga enak kali ya,
Maklum...berhubung yang lagi ngumpul itu adalah para pejuang negara, dari presiden, mentri keuangan, dan para mentri-mentri lain yang siap mempertaruhkan jiwa raganya untuk kemajuan negara dan kesejahteraan rakyatnya, jadi minder deh tuh junior.

Malam itu, beberapa fakta, dibuka dengan rada terpaksa dan sukarela
Gimana seorang rancho yang begitu..............
Gimana si rese ayeye, cwo yang berekspresi datar yang belum pernah terdengar kabar tentang keberadaan.................., ternyata pernah..................
Ato kisah si esmeralda dan orlando yang begitu ................................
Ato juga kisah dewi yang ............................
Emmmm...si iye cerita apa ya kemaren......................???

Ah.....pokoknya seru banget
Biarkan aja tu jam dinding terus berdetak
Biarkan aja bulan dan bintang masih beradu sinar
Ato si jangkrik yang terus bernyanyi...
Yang penting kita....saat itu....kita telah melebur....
Melebur siapa elo siapa gue
Melebur gimana hidup elo dan gimana hidup gue
Melebur semua....hingga benar-benar...hati itu udah jadi satu....
Nama itu udah jadi satu
Dan tangan itu....akan selalu bertepuk bersama....
Menggema hingga langit ke tujuh

Dan semua...setelahnya menjadi semakin indah
Gelapnya malam justru menjadi suasana yang paling dinanti dan begitu romantis
Bagai kelalawar yang siap beraksi
Bagai lampu jalanan yang siap memancar sinarnya
Angin dingin yang berhembus... menjadi begitu hangat...


Hampir tiap hari, tiap malam
Bayangin aja...
Berangkat kerja pukul 07.20 pagi, dimana itu masa paling enak buat tidur lagi ato ga nonton kartun ato ga baca-baca.
Pulang kerja hampir jam 5 sore...istirahat bentar, mandi, shalat,makan, dll...habis isya langsung cus...ampe jam 10...(maklum...ga enak sama yang punya rumah dan yang punya komplek klo pulang kemaleman)
Sampe rumah, niatnya pengen tidur, tapi....harus nyuci baju, ato ga bikin rpp, bikin soal, ato nyelesaian pekerjaan ibu rumah tangga yang lain...

Capek...tubuh iya...
Tapi hati gue...lebih fresh dari pada diguyur salju -30o
Senneng banget....
Kayak hp yang baru di setrum
Kayak perut yang baru aja makan
Pokoknya...langsung on
Setiap ketemu mereka,
Gue ngerasa bangga...
Temen-temen gue ternyata super-super...
Dan tinggallah gue,
Yang mungkin nelangsa sendiri dengan segala keterbatasan gue

Ukhty ukhty....bangunn...
Mereka kaya jam weeker yang bangunin gue yang sedang tidur...
Pas dengar jam berkicau, gue langsung bangun, mata terbelalak dan siap bertempur.

Tapi pas mereka diam...tidur lagi deh...ngek­_

Daily activity...
“sampai kapan kita kaya gini” celetukan gue yang sekarang bikin nyesek itu, pernah nyelonong di tengah tengkrengan kami, kala itu.
Kala dimana antara cape, bosan, tapi ga bisa dilepas karena bikin mati gaya, membaur jadi satu
Setelah hampir 2 ato 3 bulan menjalankan kebiasaan aneh bersama,

“mungkin beberapa bulan lagi” jawab gue sendiri juga kala itu
Ia...ternyata benar...
Beberapa bulan lagi...setelah kita semua harus mengejar mimpi, yang entah itu apa, masih buram...

Arrrghhhh....
Masih ingat...saat masing-masing kita merasa geram dan galau level 100,
Mau jadi apa nanti....
Kerja apa, ngelakuin apa,....huh_ (menghela nafas)
Pencarian jati diri...ternyata cukup susah...tapi untungnya ada elo yang nguatin gue dan gue yang nguatin elo, kita yang saling nguatin kita.
Saling mensuport, (walau sebenarnya juga masih ragu),
Agar kita berani berdiri, berjalan, dan berlari dengan kaki kita sendiri, ke sana, ke barisan depan

#to be continue
»»  READMORE...

Jumat, 02 Januari 2015

»»  READMORE...

Minggu, 13 Juli 2014

We are Ou Nine Community (09 CM)






Ya...inilah kami, mahasiswa-mahasiswi IAIN Antasari Banjarmasin angkatan 2009.
Pasti taukan film 05 cm, yang beberapa waktu lalu booming,
Awalnya aku juga belum tau itu film apaan, tapi beberapa teman yang udah nonton itu, tiba-tiba terinspirasi. Kami jadi melakukan beberapa hal yang mungkin melelahkan, tapi sungguh menyenangkan, hingga ternyata itu menjadi kebiasaan, dan tercetuslah, Ou Nine Community, disingkatnya 09 cm.
Jika film 05 cm itu terinspirasi dari kisah nyata, maka kisah nyata kami terinspirasi dari film itu.
Aku sangat bersyukur, Allah Yang Maha Rahim memberikan pengalaman hidup yang indah ini. Aku sangat bersyukur diperkenalkan dan dipersatukan dengan wajah-wajah tulus itu. Tidak peduli aku siapa dan engkau siapa, yang kami tau adalah, kami adalah kita, orang-orang biasa, yang suatu saat akan berada dibarisan depan.



Kenalkan, aku,
Siti Aliyah,S.Pd.I



Aliyah.

Cewek pemalu yang pendiam dan ga bisa nyebut huruf “r” dengan fasih.

Di ou nine, aku mungkin bukanlah salah seorang yang terlalu penting, tapi ou nine tanpa aku, bagai teh tanpa gula (kalat jar urang banjar tuh, he_).

Tipeku emang pendiam, kadang aku hanyalah jadi pendengar setia ketika ounine-ounine yang lain bicara, maupun berdiskusi atau bahkan saling mengejek dan memojokkan ounine yang lain. Kadang aku bingung harus mengomentari apa yang mereka bicarakan. Tapi aku senang, cukup pasang kuping aja, aku akan bisa dapat informasi banyak hal dan bisa tertawa terbahak-bahak mendengar kekonyolan mereka. Berkumpul bersama mereka seperti hp yang dicarger, semua lelah setelah seharian penuh bekerja akan sirna.

Meskipun pendiam dan pemalu ini, aku bisa menjadi orang yang begitu menyenangkan, kadang kata-kata spontan yang aku ucapkan menjadi lelucon yang gurih, ide brilian yang tak terpikirkan bahkan menjadi saran yang bijak.

Di ounine, aku suka dipanggil ukhty, lupa sejak kapan aku dipanggil kaya gitu, kalau ga salah karena pas hiking aku pake rok. Ounine yang lain sebenarnya saranin supaya dilepas aja soalnya takut nyangkut ranting pohon atau menghalangi langkah mendaki. Tapi karena aku pakai lapisan celana panjang juga, jadi ya, ngotot ga dilepas roknya, jadi deh dipanggil ukhty. Trus juga mungkin karena aku suka pakai kerudung lebar.
Kalau pas gajihan, pasti deh diminta traktirannya, hahaha, gajih pertama ajak ounine makan malam, tempatnya sederhana, tapi romantis bo’.
Aku dapat gelar S.Pd.I pada hari Rabu, 24 Juli 2013. Kalau di urut, aku ou nine kedua yang telah menyelesaikan study tercepat setelah Daeng Ratna (siapa dia, baca terus ya).
Jadi namaku adalah Siti Aliyah, S.Pd.I, yang insya Allah 1,5 tahun lagi akan bertambah gelar M.Pd diujung namaku.
Aku mahasiswi program pasca sarjana Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin, jurusan PBSI (Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia). Kalau dipikir-pikir, jurusan yang kuambil sekarang ga linier sama jurusan yang kuambil saat S1, basic ku adalah PGMI, tapi kalau di hubung-hubungkan,  sejalur aja kok, aku ngambil spesialisasi bahasa dalam PGMI (weh, maksa banget).


Ounine yang kedua, Ratna, 
Ratna Nurliani, S.Pd


Cewek berkulit sawo matang yang manis ini adalah salah satu teman seperjuanganku sejak awal sampai akhir di IAIN Antasari, bahkan sampai sekarang.
Dia adalah salah satu wanita hebat, tangguh, cerdas, bijak, dan tentunya, berhati lembut.
Beruntung deh cowok yang menjadi suaminya, pasti anak-anaknya bangga punya ibu seperti dia.
Aku senang diberi kesempatan bertemu, dekat, dan berjuang bersama dia.
Kalau mengingat perjalanan kami berdua, sudah begitu banyak moment yang kami lewati bersama, sejak di ospek, di pengkaderan pramuka, hmi, dema, banyak, sangat banyak,
subhanallah, sebuah pengalaman yang mungkin kuanggap biasa, namun setelah keteliti lebih dalam, ini adalah sebuah anegerah terindah.
Sungguh, tulisan ini dibuat dengan penuh deraian air mata, aku rindu dia, sungguh, aku rindu. Semoga Allah selalu merahmatimu, teman.

Ratna, kalau aku suka panggil dia dengan kata dewi, karena dia adalah ketua dewan racana pramuka dewi saranti tahun 2012. Sejak dia menjabat itu, aku suka panggil dia dengan sebutan “dewi”.
Di ounine Ratna juga suka disebut dengan kata daeng, entah, kalau ga salah itu sebutan dalam bahasa bugis, karena memang dia keturunan bugis, iye...iye...

Ratna adalah ounine pertama yang menyelesaikan studynya di IAIN, tepatnya hari rabu, 17 Juli 2013, mendapat gelar S.Pd, karena dia jurusan bahasa Inggris, jadi ga pake S.Pd.I. Sehingga namanya adalah Ratna Nurliani, S.Pd. Insya Allah juga 1,5 tahun kedepan gelar S.Pd-nya akan berubah menjadi M.Pd, karena saat ini dia sedang melanjutkan pendidikannya di Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta jurusan Pendidikan Bahasa Inggris bersama ounine Ichal_Rancho.(siapa dia, lanjut baca)

Ratna orangnya sederhana, biasa saja, namun sangat luar biasa. Kalau mau diurut pengalaman organisasinya, jrrrrreeeeetttttttt........mungkin satu lembar kertas ukuran 7x5 cm ga muat. kalau kamu mau lebih dibuat kagum olehnya, jangan cuma liat apa saja organisasi yang dia ikuti, liat juga jabatan yang dipegangnya, beeehhhh....mungkin dia akan masuk salah satu wanita berpengaruh se apa ya...he_
Ratna orangnya bijak, kata-katanya sederhana, namun tulus, ide-idenya biasa namun brilian.
Sungguh dia pantas menjadi wanita yang di teladani oleh wanita lainnya,,,,,(aaa....lebayyyy_)

Ou nine ketiga, Ichal_ 
Faisal Rahman, S.Pd

Kalau di film 05 cm, aku sih bilangya Ichal ini kaya Genta, tinggi, kurus, simpel, tapi smart. (geerrrr). Tapi dianya sih bilang kalau dia itu si Zafran, cowo romantis yang lebay.(Ngek_)
kalau menurutku sih, dia ini sosok pemimpin masa depan, (aduhh_ keceplosan).
Tau ga, dia ini adalah orang yang paling baik karena suka memberikan pahalanya untuk orang-orang yang ia zholimi lewat olokannya. Blek...blek...blek...banyak banget kosa kata olokannya, kalau masalah bahapakan¸ ichal juaranya. Kalau ga punya pengalaman dan jurus-jurus kunci, kayaknya ga usah ngelawan dia deh, tapi kadang, kita udah diam, eh, juga kena. Ya...walaupun kadang olokannya itu adalah sindiran-sindiran yang membangun sih buat korbannya. Haha...lucuuuu...kalau dengar celoteh-celoteh, olokan, dan kekonyolannya.
Eh...tapi tau ga...ternyata, king of bahapakan ini bisa bungkam juga ketika dihapaki, tau ga oleh siapa, oleh......tittttt.....rahasia. puas banget pas liat si ichal dihapaki. Haha....dia ga berani membalas, bisanya cuma cengar-cengir tersipu malu....
Ternyata oh ternyata...

Aku senang sebut dia Ichal_Rancho...
Tau Rancho ga??
Itu, si Amir Khan di film Tri Idiot.
Sebenarnya ichal sendiri yang bilang kalau dirinya itu Rancho, ga dihadapan kami sih, tapi kami sempat obok-obok notebooknya, ada folder yang namanya Rancho, dasar, narsis_.
Ichal ini orangnya cerdas, supel, komunikatif, bijaksana, rajin, semangat rela berkorbannya kuat, luccu, tapi kadang rese juga.
Aduhhhh, dia ini ahli hisab, rrggghhh...sebenarnya ga suka banget sama cowok perokok, kalau mau ngeroko, telan sekalian asapnya.

Ichal, ounine ketiga yang menyelesaikan studynya, tepatnya hari Senin, 6 januari 2014. Sehingga namanya adalah Faisal Rahman, S.Pd. dia sama seperti Ratna, satu jurusan, yakni jurusan Bahasa Inggris, dan Insya Allah juga 1,5 tahun kedepan akan bergelar M.Pd setelah menyelesaikan studynya di UAD Yogyakarta.
Bilangnya sih kemarin ngambil s2 nya nunggu satu atau dua tahun lagi, tapi pas Ratna mau berangkat tes masuk, eh, dia ikut....dasar, tapi untung deh, sayang waktu terbuang jika ditunda.

Ou nine keempat, Erma,
Erma Sauva Asvia, S.Th.I
Erma, cewek agak tomboy yang sempat jadi guru Paud ini adalah ou nine yang supel, lucu, dan cerdas juga.
Dia juga adalah teman seperjuanganku, khususnya sejak bergabung di DEMA 2013. Orangnya rajin, bijak, dan dewasa juga. Suka all about spongeboob, sampai-sampai kadang tawanya itu seperti kartun kuning tersebut.  Mahasiswi jurusan tafsir hadist ini mendapat gelar kependidikannya hari Selasa, 7 Januari 2014. Namanya lengkapnya menjadi Erma Sauva Asvia,S.Th.I. Bagus ya namanya. Kadang aku sering sebut dia dalam hati sendiri Erma ‘ntu Sauva, nama facebooknya yang terekam kuat dimemoriku.
 

Ounine kelima, Rida 
Muhammad Rida, S.Pd
Rida ini, pendiam, pintar, kalem...
Kadang orangnya susah ditebak, kadang ekspresinya datar, tapi juga ga kalah rese sama si Rancho. Kalau naik motor suka ngebut.
Kenal rida sebenarnya sudah sejak awal masuk IAIN, tepatnya ketika bergabung dengan dunia aktivis. Rida ini juga cukup mempunyai pengalaman dengan jabatan yang bergengsi didunia mahasiswa.

Rida, ounine kelima yang menyelesaikan studynya, tepatnya hari Senin, 20 Januari 2014.
Pas dia sidang, aku sempat-sempatin nyuri waktu ngajar buat menghadiri moment penting dia. Dan alhamdulillah, akhirnya mendapat gelar S.Pd setelah hampir 4,5 tahun kuliah. Nama lengkapnya adalah Muhammad Rida, S.Pd.
Rida milih melanjutkan studynya, tapi bukan untuk mendalami jurusan S1nya, dia ingin jadi Magister Teknologi Pembelajaran. Makin ga nyambung dengan S1-nya yakni jurusan Bahasa Inggris. Tapi “tutor” labkom ini memang nampaknya menyenangi dunia tersebut. Insya Allah dia melanjutkan kuliah di Universitas Malang, karena ga lulus di UNY, huuuh...

Ou nine keenam, Aman


Abdul Rahman,S.Kom

Aman betapa genit, aman rahman, aman ala hantu laut, sama apa lagi ya, aku lupa namanya, huh, banyak punya akun facebook yang tujuannya katanya buat main game online. Bukan cuma akun facebooknya yang banyak, cewe yang di-php-nya juga banyak, Iwwww.....dasssarr...tapi kayaknya...bukan amannya sih yang mem-php, tapi mungkin si cewenya yang kegeeran atau apa, tapi...ah...ga tau juga...

Kalau bicara, logat gambutnya masih berasa, kulitnya hitam manis juga, tapi mungkin pake tambahan pemanis buatan sehingga manis bangetttttt, makanya mungkin banyak cewe yang kelepek-kelepek (bleeeee....muntahkan). orangnya kadang pendiam, kalau lagi dihapaki jawaban andalannya adalah..bisa bisa...haha...akan tambah makin pendiam lagi kalau dihadapannya ada laptop+koneksi internet.
Solit juga sama teman, pekerja keras, sama....apa ya...

Di IAIN dia ngambil jurusan KPI (Komunikasi Penyiaran Islam), mahasiswa yang hampir lulus, karena lagi dalam tahap proses skripsi, walaupun begitu, jangan salah, namanya sudah Abdurrahman, S.Kom. karena dia dan teman-temannya (termasuk ou nine si endut khair, baca lagi ya siapa dia) disamping ngambil KPI, juga ngambil Jurusan Komunikasi gabung sama kampus luar. Mungkin kuliahnya online, kurang ngerti juga gimana proses pembelajarannya.

Ounine ketujuh, Ina

Novita Sabrina,S.Pd


Ina adalah cewe yang rajin, supel, smart, dan cerdas. Salah satu teman seperjuangan ku juga terutama sejak bergabung di HMI.

Dia ini unik, mau disebut feminim, tapi ya...tomboy juga.

Kadang fashionnya unik, cantik kalau gayanya ala hijaber gitu

Tapi kalau pas lagi santai, lumayan tomboy juga.
Cewe yang sempat punya gelar penakluk buaya ini baru saja pada tanggal 10 juli 2014 kemarin merebut title S.Pd-nya setelah 5 tahun berstudy. sehingga namanya menjadi Novita Sabrina, S.Pd. Ina jurusan PMTK di IAIN Antasari Banjarmasin. 

Ounine terakhir, Ma’rif
Ahmad Ma'riful Khair, S.Kom

Cowo yang sepertinya semakin endut ini adalah pujaan hatinya erma ‘ntu sauva. Udah lama banget mereka menjalin asmara, tapi gitu, sama seperti yang lain, sering suting telenovela. Ma’rif orangnya lucu, suka makan, solid juga sama teman, kadang suka rese juga. Suaranya bagus, ya, sebelas dua belas sama aman ala aman dan vokalis d’bagindas.he_
Sekarang sedang sibuk berkarir, sudah lama ga ketemu dia. Sebenarnya dia satu jurusan sama aman ala aman, yakni jurusan KPI, tapi sepertinya dia surrender dengan title S.Sos.I-nya. Karena mungkin dia sudah ga punya waktu buat nyelesain mata kuliah, proposal, dan skripsinya. Sudah sibuk kerja. Tapi tenang, dia sudah punya title kok, namanya adalah Ahmad Ma’riful Khair, S.Kom. satu perjuangan dengan aman ala aman di kampus Pranata. 


»»  READMORE...